Nuansa Berita - Inter Milan membuang keunggulan dua gol sehingga diimbangi oleh Torino. Pelatih Nerazzurri Luciano Spalletti berjuang untuk menjelaskan mengapa mereka gagal menang.
Inter ditahan imbang 2-2 oleh Torino di Giuseppe Meazza pada Senin (08/27/2018) dini hari WIB di minggu kedua Serie A. Hasil ini membuat Inter belum menang dalam dua minggu pertama, setelah sebelumnya kalah dari Sassuolo.
La Beneamata sebenarnya memulai dengan baik, menang cepat melalui Ivan Perisic di menit keenam. Stefan de Vrij kemudian menggandakannya pada menit ke-32.
Namun hilangnya konsentrasi membuat Inter mengakui dua gol di babak kedua. Andrea Belotti mencetak gol balasan Torino pada menit ke-55, diikuti oleh Soualiho Meite pada menit ke-68. Skor 2-2 berlangsung hingga pertandingan selesai.
Secara keseluruhan, Inter memang melonggarkan di babak kedua. Mereka hanya membiarkan Torino merekam tembakan tepat sasaran pada babak pertama, tetapi kemudian diancam oleh lima pengunjung di babak kedua.
Sebaliknya, Inter, yang mencatat tiga tendangan ke gawang di babak pertama, mengalami kesulitan di babak kedua. Praktis baru dalam 10 menit terakhir, tepatnya di menit ke-84 dan masa injury time Inter kembali mengancam gawang Torino.
Pelatih Inter Luciano Spalletti berjuang untuk menjelaskan bagaimana timnya baru saja membuang dua gol. Tapi satu hal yang jelas, Inter gugup tentang bola panjang Torino dan kesulitan keluar dari tekanan.
"Tidak mudah untuk menjelaskan mengapa kami tersesat di babak kedua, karena kami terlihat terkejut dengan bola-bola panjang dari tengah," kata Spalletti kepada Sky Sport Italia.
"Kami tidak memberikan pertimbangan yang tepat untuk bola dan tidak ada penjelasan lain. Kami tidak memiliki reaksi yang tepat terhadap tekanan."
"Sulit untuk menjelaskan bagaimana kami mengakui gol-gol ini, tetapi kenyataannya kenyataannya adalah bahwa tim ini mengalami kesulitan dengan tekanan," tambahnya seperti dilansir Football Italia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar