Nuansa Berita - Ketua PSSI Edy Rahmayadi mengomentari kekalahan tim nasional U-23 Indonesia dari Uni Emirat Arab (UEA). Wasit pun di jadikan alasan karena dianggap sudah berlaku tidak adil.
Langkah Indonesia terhenti di babak 16 besar Asian Games 2018 setelah kalah dari UEA dengan 3-4 penalti. Bersaing hingga babak tambahan, kedua tim seri 2-2.
Dua gol yang dibuat oleh UAE adalah hasil dari penalti. Indonesia mencetak dua gol dari Alberto Goncalves dan Stefano Lilipaly.
Penampilan wasit Shaun Roberts Evan menjadi sorotan. Pria asal Australia itu dianggap tidak adil dan bias.
Luis Milla bahkan mengatakan wasit tidak punya hati. Kekalahan yang dialami oleh timnya dianggap paling sadis.
Edy, yang menyaksikan pertandingan langsung di stadion, menilai bahwa kinerja Indonesia sangat bagus dan berkembang. Namun wasit merusaknya dengan keputusan yang merugikan tim.
"Dari waktu ke waktu, sekarang tim nasional banyak berubah, kami punya warna untuk dimainkan. Kesalahannya adalah wasit (yang memimpin pertandingan) yang diusir saat pertandingan Persija (Jakarta) melawan Persib (Bandung). wasit Australia, jadi wasitnya tidak adil, "kata Edy.
"Tapi apa pun alasan kami kalah, tetapi kehilangan kesalahan bukanlah pelatih," katanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar