Senin, 15 Oktober 2018
'Sejarah Tak Mendukung City Juara Liga Champions' Yanu Arifin
Nuansa Berita - Manchester City masih terus diharapkan untuk bisa menjadi kans juara Liga Champions. Manajer Pep Guardiola menilai sejarah tidak mendukungnya.
Sejak tampil di Liga Champions pada musim 2011/2012, capaian terbaik City datang pada musim 2015/2016. Ketika itu, The Citizen hanya mampu melangkah sampai semifinal.
Dengan gelontoran dana yang begitu melimpah, City banyak diunggulkan untuk bisa meraih trofi champion. Terlebih kini City ditangani Guardiola, yang sempat mempersembahkan dua trofi Liga Champions untuk Barcelona.
Guardiola, saat diundang ke festival olahraga di Inggris, meragukan kans City untuk menjuarai Liga Champions. Ia menilai sejarah tidak berpihak kepada timnya.
"Manchester City tak bisa diharapkan menjadi tim favorit di Liga Champions. Sejarah kami mengatakan, semifinal adalah hasil maksimal yang bisa kami raih. Saya tidak tahu apakah kami siap (menjuarainya)," kata Guardiola seperti dikutip Daily Mail.
"Kami harus sangat, sangat bagus untuk bisa menjadi favorit. Juventus, misalnya, semaki dekat pada hal itu," jelasnya.
Musim ini, City tampil impresif. Di Liga Inggris mereka belum terkalahkan dan bertengger kokoh di klasemen, namun di Liga Champions mereka sudah menelan kekalahan dari dua laga.
Dari dua laga perdana Grup F, City kalah dari Lyon 1-2 sebelum bangkit dan mengalahkan Hoffenheim 2-1. Selanjutnya Sergio Aguero dkk akan menjamu Shakhtar Donetsk, 24 Oktober mendatang.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar