Rabu, 24 Oktober 2018

Ledakan Oezil di Balik Sepakbola Seksi Arsenal


Nuansa Berita - Unai Emery mengklaim bahwa performa Arsenal saat ini luar biasa atau bisa dikatakan seksi. Mesut Oezil adalah alasan mengapa The Gunners bisa seperti itu.

Meskipun Arsenal memulai musim dengan tidak berhasil ketika mereka kalah dalam dua pertandingan Premier League pertama, dari Manchester City dan Chelsea. Namun, mulai saat mengalahkan West Ham United, laju Arsenal sangat cepat.

Sebanyak sepuluh pertandingan telah berlalu sejak kekalahan Chelsea, Arsenal selalu dekat dengan kemenangan termasuk ketika mereka mengalahkan Leicester City 3-1 di Emirates Stadium, Selasa (23/10/2018) dini hari kemarin.

Penampilan Arsenal yang awalnya dikritik kini menuai pujian. Sejalan dengan itu, ada satu pemain Arsenal yang juga menonjol, Oezil. Sedangkan Oezil awalnya dikritik karena dicabut karena malas saat berada di lapangan.

Namun, penampilan Oezil saat mengalahkan Leicester terutama ketika membangun gol ketiga Arsenal yang dibuat oleh Pierre-Emerick Aubameyang sangat menakjubkan. Oezil suka menghidupkan kembali sepakbola Arsenal dalam gaya Arsene Wenger, yang dulunya begitu menghibur dan mampu menguasai sepakbola Inggris.

"Saya pikir kami bermain sepakbola seksi malam ini. Bangga menjadi kapten tim dan klub ini," kata Oezil di akun twitter setelah pertandingan.

Ketika ditanya tentang komentar Oezil, Emery setuju bahwa timnya bermain sangat indah.

"Ya, memang benar (sepakbola seksi). Mesut hari ini tampil sangat baik dan juga kemenangan luar biasa untuk semua orang. Dan kami bisa terus menuntut tim dan dia untuk tampil lebih baik," kata Emery.

"Tentu saja penting untuk menjadi pemimpin dalam situasi seperti ini. Tapi kami memiliki banyak pemain yang memiliki kapasitas untuk menjadi kapten. Saya pikir dia (Oezil) dapat bermain dengan komitmen dan kualitas ini di setiap lagu, baik sebagai seorang kapten atau bukan, "tutupnya.

Oezil musim ini telah membuat empat gol dan satu assist dari sembilan penampilan di semua kompetisi.

Alcacer Merasa Dua Tahun Di Barcelona Tidaklah Sia-sia


Nuansa Berita - Karier Paco Alcacer di Barcelona tidak bersinar karena kurangnya waktu bermain yang didapatnya. Meski begitu, Alcacer tetap merasa bahwa ada hal positif yang ia pelajari.

Alcacer bergabung dengan Barca dari Valencia pada musim panas 2016. Tapi musim panas lalu, striker berusia 25 tahun itu dipinjamkan ke Borussia Dortmund.

Selama dua musim di Barca, Alcacer tidak mendapat banyak kesempatan untuk bermain. Itu tidak bisa dipisahkan dari posisinya yang hanya merupakan striker pilihan keempat di belakang trio Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar.

Alcacer hanya 14 starter di Liga Spanyol selama dua musim dengan Barca. Secara keseluruhan, ia bermain 50 kali di semua kompetisi dan membuat 15 gol.

Meski begitu, Alcacer merasa waktunya di Barca tidak sia-sia. Pemain asal Spanyol itu mengaku berkembang, baik sebagai pemain maupun sebagai pribadi, sementara di Barca.

"Beberapa orang mungkin berpikir bahwa saya mungkin telah kehilangan dua tahun terakhir dari sudut pandang mereka. Saya kira tidak," kata Alcacer dalam wawancara dengan Marca.

"Ini masalah saat saya bermain, saya ingin lebih, tapi saya juga telah berkembang banyak sebagai pemain sepakbola dan seseorang."

"Saya tidak bisa bermain di Barcelona selama yang saya inginkan dan sekarang saya mendapatkannya dan semuanya berjalan dengan baik," katanya.

Sekarang Alcacer bersinar bersama Dortmund. Dia telah mencetak delapan gol hanya dalam lima pertandingan.

Kesalahan Akan Membuat Donnarumma Lebih Baik Lagi


Nuansa Berita - Gianluigi Donnarumma secara luas disalahkan setelah AC Milan kalah dari Inter Milan di derby della Madonnina akhir pekan lalu. Julio Cesar membelanya.

Milan kalah 1-0 dari Inter dalam derby yang berlangsung di Giuseppe Meazza pada Senin (22/10/2018) dini hari WIB. Gol Icardi di masa injury time memenangkan Inter.

Gol Icardi diciptakan oleh kesalahan. Mulai dari penyeberangan dari sisi kiri pertahanan Milan, Donnarumma salah mengantisipasi sehingga ia gagal mencapai bola. Icardi, yang sedikit tanpa tanda, mampu menanduk bola ke gawang Milan.

Setelah pertandingan, Donnarumma disorot karena kesalahan dalam mengantisipasi penyeberangan. Pelatih Gennaro Gattuso memberikan pembelaan, menilai bahwa kekalahan itu ditelan oleh kesalahan tim, bukan individu. Dalam hal ini Donnarumma.

Sekarang, pertahanan berasal dari Julio Cesar. Mantan penjaga gawang Inter Milan pada musim 2005-2012 mengatakan bahwa kesalahan yang dibuat oleh Donnarumma adalah hal yang wajar terjadi, terutama sejak penjaga gawang muda berusia 19 tahun.

"Kami bisa menyoroti kiper, saya juga membuat beberapa kesalahan, tapi itu karena saya salah membaca arah bola atau karena pemain tidak bertahan dengan baik. Mengapa tidak menyoroti [Pepe] Reina misalnya? Saya tidak suka mengkhianati sesama kiper, Donnarumma sangat kuat, ia melakukan debut pada usia 16 tahun, "Julio Cesar mengatakan kepada Calciomercato.

"Dia membuat kesalahan, tetapi kamu tidak bisa menyalahkannya; dia masih memiliki banyak ruang untuk tumbuh, mulai dari pengalaman yang bisa dia dapatkan terus menerus."

"Kesalahan ini juga akan membantunya. Szczesny melawan Genoa juga merupakan kasus yang sama: mereka berada dalam situasi yang sulit untuk kiper, tetapi mereka sedikit lengah. Dengan Icardi di depan gawang, ada banyak alasan Anda tidak akan mampu menjaganya karena dia bisa menghukummu, "jelasnya.

MU Kalah, Mourinho: Juventus Beda Level


Nuansa Berita - Manchester United harus mengakui superioritas Juventus 0-1 di matchday 3 Liga Champions. Manajer Manchester United Jose Mourinho mengakui timnya kalah dari Juve.

Bermain di kandang sendiri di Old Trafford, Rabu (24/10/2018) dinihari WIB, MU mendominasi Juve. Bianconeri mampu membuat 60% kepemilikan dengan melepaskan 14 percobaan, dan lima pada target.

Sedangkan MU menawarkan sedikit ancaman. Setan Merah hanya mampu melahirkan enam percobaan, dua di antaranya mengarah ke target.

Paulo Dybala menjadi pemenang kemenangan La Vecchia Signora dengan satu-satunya golnya di menit ke-17. Meski begitu, ancaman Juventus terus datang dari hampir segala arah melalui Ronaldo, Rodrigo Bentacur, Joao Cancelo, Leonardo Bonucci dan Juan Cuadrado.

"Saya pikir Juventus adalah tipe tim yang ketika mereka memimpin lebih dulu, itu akan sangat sulit," kata Mourinho kepada BBC Sport.

"Saya pikir penyerang kami, banyak hal kurang optimal. Tetapi semua orang telah mencoba, memiliki mentalitas yang kuat untuk mencoba sampai akhir. Juventus merasakannya dan mereka menyelesaikan pertandingan dengan pusat tambahan kembali."

"Namun, Juventus berada pada tingkat kualitas yang berbeda. Saya harus jujur. Tingkat kualitas, stabilitas, keamanan, tahu apa yang harus dilakukan. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit bagi kami. Saya pikir kami bisa mendapatkan sesuatu tetapi tidak mungkin."

Kemenangan yang Kembalikan Kepercayaan Diri Madrid


Nuansa Berita - Real Madrid mengakhiri kemenangan puasa mereka dengan mengalahkan Viktoria Plzen di Liga Champions. Hasil ini akan meningkatkan moral Madrid dalam kecepatan yang buruk.

Madrid menjamu Viktoria di matchday 3 Liga Champions. Dalam pertandingan di Santiago Bernabeu pada Rabu (10/24/2018) dini hari waktu setempat, Los Blancos menang dengan skor 2-1.

Hasil itu mematahkan tren negatif Madrid. Sebelum menghadapi Viktoria, Madrid belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir mereka secara beruntun di semua kompetisi.

Casemiro mengatakan kemenangan atas Viktoria akan mengembalikan kepercayaan diri Madrid. Namun, dia mengakui performa Madrid masih perlu ditingkatkan.

"Hasil ini akan memberi kami kepercayaan diri. Kami tahu kami berada pada kecepatan yang buruk, tetapi kami telah mendapat tiga poin penting," kata Casemiro seperti dikutip Marca.

"Kami harus jujur ​​dan mengatakan kami tidak bermain dengan baik. Tetapi kami harus mempercayai para pemain dan pelatih. Ini bukan langkah yang baik, tetapi kami harus bekerja dan mengatasi situasi."

Setelah menghadapi Viktoria, Madrid telah menunggu El Clasico melawan Barcelona. Tim arahan Julen Lopetegui akan melakukan perjalanan ke Camp Nou pada Minggu (28/10/2018) malam WIB.

"Real Madrid selalu berpikir tentang kemenangan. Kami tahu pertandingan di Camp Nou akan sulit, tetapi kami harus ke sana untuk menang," kata Casemiro.

Senin, 15 Oktober 2018

Mbappe Onfire, Akankah 'Lukai' Ancelotti Lagi?

Nuansa Berita - Pekan depan Carlo Ancelotti akan bereuni dengan Sang Bintang Paris St. Germain di matchday 3 Liga Champions. Ancelotti sadar benar dengan ancaman dari Kylian Mbappe.

Ancelotti akan memimpin Napoli saat menyambangi Parc des Princes, Rabu (24/10/2018) dinihari WIB. Ini adalah pertemuan pertama Napoli dengan PSG di laga kompetitif sejak kalah 1-2 di pertandingan pramusim di 2014 , yang membuar ancelotti trauma.

Partenopei akan menghadapi trisula maut Les Parisiens, terutama Mbappe yang sedang onfire dalam mencetak si kulit bundar. Striker berusia 19 tahun ini merupakan pemain paling tersubur kedua di klub di belakang Neymar, yang telah mengemas 11 gol.

Mbappe sudah mencetak 10 gol dalam 7 penampilan di semua ajang kompetisi. Sang Bintang Prancis saat menjuarai Piala Dunia 2018 itu membobol gawang AS Monaco empat kali dalam kurang dari 13 menit dalam lanjutan Ligue 1 dalam sepekan lalu.

Reuni yang pertama Ancelotti dengan PSG tidak berakhir begitu manis. Saat masih melatih Bayern Munich setahun lalu, Ancelotti menderita kekalahan lumayan telak 0-3. Mbappe ikut melukai Bayern usai menciptakan satu assist penting.

"Mbappe adalah seorang pemain yang bagus, tapi ada banyak pemain cepat, perbedaannya adalah dia bisa cepat sekaligus efektif," puji pelatih Napoli itu dilansir FourFourTwo.

"Apapun yang dia lakukan, dia sangat impresif. Dia adalah pemain yang tidak banyak tingkah, seorang pemain yang sangat bagus pada tujuannya. Dan oleh karena itu, dia sangat berbahaya."ungkap carlo ancelotti.

"Dia masih sangat muda, dia sudah pasti akan menjadi seorang mega bintang Seperti cristiano ronaldo dan leonel messi dalam beberapa tahun ke depan," simpul Ancelotti. 

De Gea Tunda Pembicaraan Kontrak Baru, PSG Intip Kesempatan

Nuansa Berita - Setelah selama ini terus digosipkan jadi incaran Real Madrid, David De Gea kini dibidik banyak klub , salah satunya Paris Saint Germain. PSG terus memantau perkembangan pembicaraan kontrak baru sang kiper dengan Manchester United.

De Gea saat ini sedang menjalani tahun terakhir dalam kontraknya bersama MU yang akan habis pada 30 juni 2019. Jika tak kunjung menandatangani kontrak baru, pada 30 Juni 2019 dia akan menjadi free agent (bebas transfer).

Manajemen The Red Devils bukannya tak berupaya memberi kontrak baru. Upaya pembicaraan telah dilakukan, termasuk menjadikan penjaga gawang asal Spanyol itu sebagai pemain dengan gaji tertinggi di Old Trafford. Namun Sang kiper  De Gea belum mengambil keputusan.

Kondisi internal MU diyakini menjadi penyebab Sang kiper De Gea belum mau menerima perpanjangan kontrak walaupun telah diberi gaji paling tinggi di Old Trafood. Setan Merah kini tidak dalam kondisi terbaik, mereka berada di posisi delapan klasemen Premier League dan diterpa berbagai masalah .

Dalam situasi seperti itu, PSG dikabarkan tengah memantau situasi dan siap menampung De Gea dengan harga fantatis. Jika kesepakatan tak kunjung tercapai, klub kaya asal Prancis itu bakal bersiap memanfaatkannya.

Paris Saint Germain saat ini punya Gianluigi Buffon sebagai kiper utamanya. Meski masih tampil oke di bawah mistar gawang, Buffon akan memasuki 41 tahun pada Januari mendatang dan akan habis kontrak nya pada musim depan.

De Gea adalah salah satu dari 11 pemain MU yang kontraknya habis di musim panas tahun depan. Banyak dari mereka belum menyatakan menerima penawaran yang diajukan karena menunggu perkembangan kondisi klub.

Sumber : DetikSport

Keluarga Messi Semprot Balik Maradona

Nuansa Berita - Diego Maradona mengkritik pedas terhadap Sang kapten timnas argentina Lionel Messi yang dinilai tak mampu membawa Timnas Argentina tampil lebih baik. Keluarga La Pulga meradang dan menyindir balik diego marandona.

Maradona mengecam Messi dengan menilai penyerang Barcelona itu tak layak memimpin Argentina. Maradona disebut kecewa karena mengetahui Messi absen membela timnas usai gagal di Piala Dunia 2018.

Komentar Maradona itu memancing kemarahan keluarga Messi. Terutama Sepupu Messi ,Maxi Biancucchi, sepupu Messi, menilai Maradona sosok yang menyedihkan. Pasalnya, alih-alih sang legenda membantu Messi agar tampil lebih baik, malah mengkritik pedas yang terlontar dari mulutnya.

"Bodoh kalau mendiskreditkan Messi. Itu menyedihkan ketika melihat seseorang, yang membanggakan dirinya menjadi seorang pemimpin, bisa berbicara begitu buruk tentang pemain yang pernah meraih permain terbaik 5 kali tersebut , mungkin untuk jangka waktu yang lama," kata Biancucci seperti dikutip dari Foxsports.

"Dan dia mengatakan itu ketika seharusnya membantu membangun timnas kembali, andai dia memang benar-benar mencintainya," tambah Biancucchi.
Tak cuma sepupu Messi, pembelaan juga datang dari berbagai pihak seperti pengacara Alba Llanes dan mantan gurunya Carlos Munoz Alvarez. Menurutnya, komentar Maradona cuma terlontar dari seorang pesakitan, merujuk Maradona yang sempat mengalami masalah ketergantungan obat-obatan terlarang.

"Ketika kritik berasal dari seorang pecandu narkoba, itu tidak memiliki arti," kata Lianes.

"Saya setuju dengan Anda Maxi Biancucchi. Seorang pria yang sakit fisik dan mental seperti pria gemuk Diego tidak dapat mengkritik seorang mega bintang seperti Messi," timpal Alvarez.

Namun ada juga yang membela Maradona. Beberapa pendukungnya menilai Maradona berhak mengkritik Messi lantaran sudah membawa Argentina juara Piala Dunia 1986.

"Maradona dapat mengatakan apa pun yang dia inginkan karena dia sudah membuktikan dirinya di lapangan, tidak seperti orang lain yang menggunakan tim nasional untuk mengisi kantong mereka," kritik pendukung Maradona.

Dzeko, Tertarik Balik ke Inggris?

Nuansa Berita -Stiker AS Roma Edin Dzeko punya kenangan manis sewaktu bermain di Liga Inggris. Apa striker AS Roma itu Ingin kembali bermain di sana?

Dzeko, yang kini bermain untuk AS Roma, pernah bermain di Inggris. Penyerang asal Bosnia & Herzegovina itu sempat membela Manchester City pada musim 2011-2015. Ketika itu, City memboyongnya dari VfL Wolfsburg.

Dalam periode itu, Dzeko terbilang sukses. Ia meraih dua gelar Premier League dan masing-masing sekali Piala FA, Piala Liga, dan Community Shield.

Tercatat, Dzeko mampu mencetak 50 gol dari 130 penampilan di Liga Inggris. Kenangan itu rupanya masih berkesan untuk sang pemain Manchester City itu, dan mulai membicarakan ketertarikan kembali ke Inggris.

"Terkait Premier League, mungkin itu sudah terlambat. Anda tidak pernah tahu," kata Dzeko seperti dikutip Sportsmole.

"Saya punya empat setengah tahun yang hebat di sana, dan bersenang-senang dalam menjalani pertandingannya. Saya suka Liga Premier dan Italia, jadi mari lihat saja ke depannya. Saat ini saya sangat bahagia di Roma," ungkap mantan striker manchester city yang kini berusia 32 tahun itu.

Beberapa pekan lalu, Dzeko sebenarnya santer diberitakan dan dikait-katikan akan bergabung dengan raksasa0 Chelsea. Namun ia memilih bungkam dan bertahan di Roma.

Sejak 2015 hingga sekarang, memang Dzeko membela Roma. Tercatat, ia sudah menyumbang 78 gol untuk Serigala Ibukota, 55 gol di antaranya ia lesakkan di Serie A.

Masih Tanpa Ronaldo, Portugal Bungkam Skotlandia

Nuansa Berita - Portugal kembali meraih kemenangan meski tanpa Sang Mega Bintang Cristiano Ronaldo. Bertamu ke Skotlandia, Portugal membawa pulang kemenangan 3-1.

Ini menjadi kemenangan kedua Portugal tanpa Ronaldo setelah di tengah pekan lalu mengalahkan Polandia 3-2. Ronaldo, kapten sekaligus topskorer sepanjang masa Portugal, absen pada jeda internasional sepanjang pekan ini.

Dalam laga persahabatan yang dimainkan di Hampden Park, Senin (15/10/2018) dinihari WIB, Portugal dan Skotlandia sebenarnya cukup imbang di paruh babak pertama. Adalah tim tamu yang lebih dulu membuka kran gol, yang terjadi di menit 43.

Menerima umpan crossing rendah yang dilepaskan Kevin Rodrigues, Helder Costa melesakkan gol ke gawang Skotlandia dan mengubah kedudukan jadi 1-0.

Di awal babak kedua Skotlandia hampir mencetak gol penyama kedudukan. Namun tandukan Scott McKenna menyambut tendangan sudut John McGinn masih melebar Tipis.

Portugal memperbesar keunggulan di menit 74. Eder mencatatkan namanya di papan skor menyambar umpan tendangan bebas yang dilepaskan Renato Sanches.

Skor kemudian berubah jadi 3-0 setelah Bruma menjebol gawang Skotlandia di menit 84. Tuan rumah bisa melesakkan satu gol hiburan yang dibuat Naismith pada periode injury time.

Susunan Pemain

Portugal: Beto, Kevin Rodrigues, Luis Neto, Ruben Dias, Cedric Soares, Danilo Pereira, Sergio Oliveira, Bruno Fernandes, Bruma, Helder Costa, Eder.

Skotlandia: Craig Gordon, Stephen O'Donnell, Jack Hendry, Scott McKenna, Andy Robertson, Callum McGregor, John McGinn, Stuart Armstrong, James Forrest, Steven Naismith, Oli McBurnie. 

Laurent Koscielny Pensiun dari Timnas Prancis

Nuansa Berita- Laurent Koscielny memutuskan untuk Pensiun dari Timnas Prancis. Dia memilih Gantung sepatu dari tugas internasional.

Koscielny berusia 33 tahun saat ini. Sejak pertama membela Les Bleus di tahun 2011 dia sudah mengantongi 51 caps dan mencetak satu gol.

Namun dia absen di Piala Dunia 2018 lalu karena cedera. Di Rusia ketika itu, Les Blues menjadi juara usai mengalahkan Kroasia di final.

Dalam pernyataannya, bek Arsenal itu menyebut apa yang terjadi di Piala Dunia 2018 lebih menyakitkan secara psikologis dibanding cedera yang dialami kemarin.

"Saya pikir saya telah memberikan segalanya untuk Prancis. Saya 33 tahun, saya sudah tampil di dua Piala Eropa, satu Piala Dunia," ucap Koscielny, dikutip dari Skysports.

"Prancis punya generasi penerus yang hebat dan berbakat sekarang. Cedera tidak mengubah keputusan saya. Untuk Les Bleus, semuanya sudah selesai," ungkapnya.

Koscielny secara khusus menyebut nama thiery henry sebagai pihak yang berpengaruh besar dalam keputusannya untuk pensiun.

"Saat Anda dalam kondisi dan performa yang fit, Anda memiliki banyak teman dan sahabat. Saat Anda cidera...setelah periode waktu tertentu Anda akan dilupakan semua pihak."

"Dia (Thiery Henry) memanggil saya saat saya ulang tahun di September. Setelah itu tidak lagi. Banyak orang telah membuat saya kecewa dan frustasi . Bukan cuma pelatih. Rasanya seperti ada yang menghantam kepala Anda dari belakang."

"Kemenangan Prancis di Piala Dunia memberi pukulan psikologi yang besar dibanding cedera yang saya alami waktu itu," papar Koscielny.

Thorgan Hazard: Direkrut Berkat Youtube, Mulai Keluar dari Bayangan Sang Kakak

Nuansa Berita- Bicara Hazard di sepakbola Eropa, sosok Eden Hazard tak bisa dipungkiri masih yang paling Bersinar. Tapi sang adik, Thorgan Hazard, malahan terpuruk.

Perjalanan karier Thorgan memang harus diakui tak secemerlang Eden. Sama-sama direkrut Chelsea pada awal musim 2012/2013, Thorgan menempuh perjalanan karir yang berbeda.

Sementara Eden langsung jadi andalan di Chelsea, Thorgan harus melalui Berbagai peminjaman ke klub lain. Dia langsung dilepas ke klub Belgia, Zulte Waregem untuk dua musim. Saat pulang pun Thorgan belum juga mendapatkan kepercayaan untuk bertanding bersama Eden.

Thorgan lantas dipinjamkan lagi oleh Chelsea di musim 2014/2015, kali ini ke Borussia Moenchengladbach. Di sinilah Thorgan mulai menemukan Angin Segar, hingga dipermanenkan.

Thorgan pelan-pelan menanjak hingga ke musim kelimanya ini. Torehannya terus membaik: 5 gol dan 10 assist di musim pertama, 6 gol dan 6 assist di tahun berikutnya, disusul 11 gol dan 7 assist serta 11 gol dan 9 assist dalam dua musim berturut turut.

Yang menarik adalah, Gladbach melakukan perjudian saat merekrutnya. Pelatih Gladbach saat itu, Lucien Favre, merekrut Thorgan hanya berbekal menonton aksi-aksinya di Youtube. Tapi baginya itu transfer yang relatif aman karena kesepakatan awalnya peminjaman.

"Dia disodorkan ke saya ketika saya sedang liburan. Saya menyaksikan Youtube karena saya tak punya pilihan lagi, dan saya tak mau menonton terlalu banyak rekaman DVD permainan Zulte Waregem," kata Favre, yang kini melatih Borussia Dortmund.

"Berdasarkan yang saya lihat di youtube, saya langsung bilang 'Kita harus mengangkutnya karena tak ada risiko finansial, itu peminjaman'. Saya melihatnya sangat-sangat bagus, berdasarkan apa yang saya tonton. Itu cukup untuk saya mengetahui bahwa dia punya talenta besar," sambung Favre kepada RTBF dilansir situs resmi Bundesliga.

Progres bersama Gladbach sudah memberikan Thorgan tiket ke Piala Dunia 2018, di mana tim nasional Belgia finis ketiga. Musim ini, adik dari Eden ini mengawali tahun dengan baik sekali dan dia mampu mencetak 6 gol dan 2 assist.

Sebuah momentum untuk melanjutkan tren positif sudah dicatatkan. Thorgan pun pelan dan pasti keluar dari bayang-bayang sang kakak eden hazard.

'Mbappe Sudah Punya Segalanya untuk Raih Ballon d'Or'

Nuansa Berita - Berita Kylian Mbappe masuk dalam nominasi pemenang Ballon d'Or 2018. Usianya memang masih muda, tapi dinilai punya semua kualitas untuk jadi pemenang.

Mbappe jadi satu di antara 30 nomine Ballon d'Or 2018. Dia bersaing dengan bintang-bintang lain seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, termasuk Luka Modric yang jadi kandidat kuat pemenang.

Penyerang 19 tahun itu sudah tampil fantastis sejauh ini. Musim lalu Mbappe membawa klubnya, Paris Saint-Germain, memenangi treble domestik dengan catatan 21 gol dan 15 assist dalam 46 penampilan.

Performa itu berlanjut ke level tim nasional saat memperkuat Prancis di Piala Dunia 2018. Mbappe berpengaruh besar dalam keberhasilan Les Bleus jadi juara dunia, dengan torehan empat gol dan satu assist dalam tujuh pertandingan.

Musim ini Mbappe melanjutkan tren positif tersebut. Dari tujuh penampilan di seluruh ajang bareng PSG, mantan pemain AS Monaco ini mencetak 10 gol dan empat assist.

Rekan setimnya di timnas Prancis Blaise Matuidi menilai Mbappe seharusnya sudah layak untuk membawa penghargaan bergengsi Ballon d'Or. Mbappe selama ini sudah menunjukkan punya semua kualitas untuk jadi pemenang.

"Dia ada di antara nomine jadi ya seharus nya dia menang. Dia telah menunjukkan bahwa dia adalah pemain yang bagus dengan usia yang masi muda," kata Matuidi dikutip FourFourTwo.

"Apa yang ditunjukkannya di lapangan sangat fantastis. Kami juga melihatnya di latihan. Kami sangat senang bersama satu team dengannya."ungkap Matu
idi.

Milan Diklaim Habis Kesabaran dengan Bakayoko

Nuansa Berita - Tiemoue Bakayoko belum mampu menunjukkan dirinya berguna di AC Milan. Gelandang asal Prancis itu kini terancam dipulangkan ke Chelsea.

Milan meminjam Bakayoko dari Chelsea musim ini, dengan durasi semusim penuh. Namun baru beberapa laga, eks pemain AS Monaco itu gagal tampil impresif.

Sama seperti musim lalu di Chelsea, Bakayoko kesulitan bersinar bersama Rossoneri. Sejauh ini di Serie A, ia baru tampil empat kali sebagai pemain cadangan.

Seperti dikabarkan Corriere dello Sport, Rossoneri berencana memutus peminjaman gelandang berusia 24 tahun itu. Bakayoko terancam dipulangkan ke Chelsea pada Musim Panas mendatang.

Sebelumnya, pelatih Milan Gennaro Gattuso menyebut Bakayoko banyak kekurangan dalam permainannya. Gattuso, yang semasa bermain juga sebagai gelandang, meminta pemain pinjamannya itu belajar lagi soal menjaga bola di lini tengah.

"Bakayoko harus belajar bagaimana mendapatkan bola. Kami harus bekerja dengan benar, itu tidak mudah," kata Gattuso seperti dilansir Mirror.

"Sepekan tidaklah cukup untuk menghilangkan cacat pada pemain. Saya lebih suka melatih pemain yang lebih tua dan berpengalaman," tegasnya.

Bakayoko dipinjamkan lantaran kalah bersaing dengan lini tengah Chelsea. The Blues kini punya Jorginho, N'Golo Kante, Ross Barkley, Cesc Fabregas, Mateo Kovacic, Danny Drinkwater, dan Ruben Lofthus-Cheek.

Agen: Tidak Ada Negosiasi Ibrahimovic dengan Milan



Nuansa Berita - Agen Zlatan Ibrahimovic, Mino Raiola, angkat bicara soal isu kliennya bakal ke AC Milan. Ia menegaskan tidak ada pembicaraan ataupun perjanjian dengan Rossoneri.

"Kami tidak pernah duduk sedetik pun untuk membicarakan Ibra ke Milan. Kami banyak membuat pembicaraan dengan berbagai pihak klub, tapi tidak dengan Milan," kata Raiola kepada Oraicon.it yang dilansir Football-Italia.

Sebelumnya santer diberitakan Ibrahimovic diincar Rossoneri. Kubu Rossoneri sudah mengakui meminatinya di tengah krisis gol dari lini serangnya musim ini.

Ibra mengakui dirinya terbuka untuk pindah ,Penyerang asal Swedia itu menilai dirinya masih diminati banyak klub di berbagai liga eropa.

Ibra kini sedang berkarier di Amerika Serikat bersama Los Angeles Galaxy. Kompetisi Major League Soccer akan berakhir pada Desember sehingga Ibra bisa pindah pada Januari dan berstatus free agent.

Hazard: Saya Tak Akan Tinggalkan Chelsea


Nuansa Berita - Di tengah santer isu dirinya akan bergabung dengan Real Madrid, Eden Hazard memberi pernyataan yang akan membuat fans Chelsea senang. Dia memastikan tetap akan bertahan bersama The Blues.

Hazard santer dikaitkan dengan Real Madrid sejak beberapa pekan ini. Kans bintang asal Belgia itu hengkang terbilang besar karena Hazard sendiri menyatakan suatu saat diri nya menginginkan bermain bersama Real madrid.

Setelah banyak rumor beredar, Hazard akhirnya memutuskan soal tanda tanya masa depannya.

"Sudah jelas buat saya di musim panas nanti. Saya tidak bisa meninggalkan klub yang telah 7 tahun saya bela. Saya menerima bertahan," ucap Hazard dalam wawancara dengan Telefoot dikutip dari Marca.

"Bagaimanapun...Bertahan atau pergi saya tetap akan bahagia. Saya tidak menyesali keputusan ini," lanjut pesepakbola 27 tahun itu.

Hazard tengah on fire dengan seragam Chelsea musim ini usai membuat delapan gol dan tiga assist dari 10 laga di semua kompetisi. Penampilannya yang gemilang sangat dibutuhkan oleh Madrid, yang justru di saat bersamaan tengah meredup.

"Saat keputusan dibuat, Anda tak bisa marah dan kecewa dengan hal itu dan terkadang Anda harus menerima keputusan final itu. Tapi saya tidak akan mencoba untuk menciptakan ketegangan dengan menejeman klub. Chelsea sudah memberi saya banyak kenangan. Saya meninggalkan Lille dengan kondisi yang baik dan hal yang sama ingin saya lakukan di sini," terang Hazard.

Hazard terikat kontrak sampai 2020. Meski menyatakan bertahan di Chelsea pada musim panas tahun 2019, dia masih menolak mendatangani komitmen kontrak baru dengan jangka panjang. Padahal Hazard disodori gaji dengan bayaran yang akan menjadikannya pemain termahal di skuat Chelsea. 

'Sejarah Tak Mendukung City Juara Liga Champions' Yanu Arifin

Sejarah Tak Mendukung City Juara Liga Champions

Nuansa Berita - Manchester City masih terus diharapkan untuk bisa menjadi kans juara Liga Champions. Manajer Pep Guardiola menilai sejarah tidak mendukungnya.

Sejak tampil di Liga Champions pada musim 2011/2012, capaian terbaik City datang pada musim 2015/2016. Ketika itu, The Citizen hanya mampu melangkah sampai semifinal.

Dengan gelontoran dana yang begitu melimpah, City banyak diunggulkan untuk bisa meraih trofi champion. Terlebih kini City ditangani Guardiola, yang sempat mempersembahkan dua trofi Liga Champions untuk Barcelona.

Guardiola, saat diundang ke festival olahraga di Inggris, meragukan kans City untuk menjuarai Liga Champions. Ia menilai sejarah tidak berpihak kepada timnya.

"Manchester City tak bisa diharapkan menjadi tim favorit di Liga Champions. Sejarah kami mengatakan, semifinal adalah hasil maksimal yang bisa kami raih. Saya tidak tahu apakah kami siap (menjuarainya)," kata Guardiola seperti dikutip Daily Mail.

"Kami harus sangat, sangat bagus untuk bisa menjadi favorit. Juventus, misalnya, semaki dekat pada hal itu," jelasnya.

Musim ini, City tampil impresif. Di Liga Inggris mereka belum terkalahkan dan bertengger kokoh di klasemen, namun di Liga Champions mereka sudah menelan kekalahan dari dua laga.

Dari dua laga perdana Grup F, City kalah dari Lyon 1-2 sebelum bangkit dan mengalahkan Hoffenheim 2-1. Selanjutnya Sergio Aguero dkk akan menjamu Shakhtar Donetsk, 24 Oktober mendatang.

Asyiknya Obrolan Sarri-Klopp di Pinggir Lapangan Stamford Bridge

Asyiknya Obrolan Sarri-Klopp di Pinggir Lapangan Stamford Bridge

Nuansa Berita- Selain duel di atas lapangan, pertemuan Chelsea dengan Liverpool punya cerita lain yang tak kalah seru. Ini soal Maurizio Sarri dan Juergen Klopp di pinggir lapangan.

Chelsea dan Liverpool saling berhadapan di Stamford Bridge pada 29 September lalu. Laga ketika itu berjalan alot dan menjadi salah satu pertandingan Premier League terbaik di pekan ini, meski tuntas dengan skor imbang 1-1.

Selain apa yang terjadi di lapangan, asyiknya laga itu juga terjadi dekat dugout. Ini melibatkan manajer kedua klub: Maurizio Sarri dan Juergen Klopp.
Pertandingan itu adalah sebuah pertandingan  yang luar biasa antara ke dua tim. 15 menit sebelumnya, saya melihat Klopp sedang menatap ke arah saya ketika pertandingan sedang berlangsung," kisah Sarri dalam wawancaranya dengan Corriere dello Sport dan dikutip dari Mirror.

"Saya tanya dia: 'Kenapa kamu melihat saya sambil tersenyum?'.

"Klopp menjawab: Apakah kamu menikmati pertandingan ini?'."

"Saya menjawab: 'Sangat'."

"Klopp lalu membalas: 'saya juga'

"(Padahal) dia sedang tertinggal saat itu," cerita Sarri kemudian.

Liverpool ketika itu kebobolan lebih dulu lewat gol yang dibuat Eden Hazard. Ketenangan Klopp di pinggir lapangan pada akhirnya membuat The Reds pulang dengan satu poin. Daniel Sturridge yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol penyeimbang kedudukan.

"Bahkan setelah gol penyama terjadi, mengingat lagi momen itu, kami berpelukan sambil tersenyum bersama seperti dua orang teman lama. Saya yakin kami akan tetap berpelukan meski Liverpool tak mencetak gol penyama itu."

"Permier League memiliki keasyikan sepakbola seperti ini," lanjut manajer asal Italia itu.

Romelu Lukaku Tertarik Main di Italia, Juga Puji Juventus


Nuansa Berita - Romelu Lukaku menginginkan harapannya agar bisa bermain di Liga Italia suatu hari nanti. Striker Manchester United itu juga mendambakan bermain dengan Juventus.

Lukaku saat ini bermain di Inggris bersama Manchester United. Adiknya, Jordan, bermain di Italia dengan membela Lazio.

Saat disinggung apakah ingin bermain di Italia, Lukaku mengatakan mantap. Menurutnya, dirinya menaruh harapan bisa bermain di Serie A tentu nya berharap dengan tim raksasa italia juventus.

Kenapa tidak? Saya harap itu terjadi. Juventus punya proyek luar biasa dan pemain berkelas dan mereka terus melaju. Setiap tahun mereka selalu berusaha menjadi lebih tangguh," katanya seraya memuji Juventus, saat diwawancara Gazzeta dello Sport.

Lukaku akan menghadapi Juventus dalam matchday ketiga Liga Champions, 24 Oktober mendatang. Ia memuji Bianconeri sebagai salah satu club sepakbola Eropa yang dihuni banyak pemain berkelas dunia.

"Tak perlu diragukan lagi, Juvetus adalah salah satu dari dua atau tiga klub terbaik di Eropa. Mereka punya pelatih hebat dan pemain luar biasa di setiap lini," tambahnya.

"Cristiano Ronaldo luar biasa, tapi lihat pemain lainnya juga. Paulo Dybala sudah sangat impresif dan haus akan gol, meski saya lebih menyukai Douglas Costa. Dia rekrutan luar biasa dan kariernya membuktikan dia bisa memberi perbedaan," puji Lukaku, yang memborong dua gol kemenangan timnas Belgia atas Swiss di UEFA Nations League kemarin.

Sabtu, 01 September 2018

Mariano Diaz Penerus Seragam Nomor Punggung 7


Nuansa Berita - Mariano Diaz secara resmi dipulangkan oleh Real Madrid pada musim ini. Pemain yang berusia 25 tahun itu dikatakan bakal memakai seragam nomor tujuh, yang sebelumnya digunakan oleh Cristiano Ronaldo.

Mariano dipulangkan dari Lyon musim panas ini dengan biaya yang dilaporkan sebesar 23 juta euro. Los Blancos mengaktifkan klausa pembelian kembali setelah Mariano ditawari oleh Sevilla.

Madrid sendiri memang membutuhkan suntikan energi di lini serang menyusul kepergian Cristiano Ronaldo. Ronaldo meninggalkan Madrid untuk bergabung dengan Juventus musim panas ini dengan bayaran 100 juta euro.

Setelah kembali ke Madrid, Mariano diberi nomor tujuh. Nomor jersey ini memang kosong setelah kepergian Ronaldo, tetapi ini memiliki tantangan dan tekanan besar.

Nomor tujuh selalu identik dengan sosok ikonik Madrid. Sebelum Ronaldo, nomor ini digunakan oleh Raul Gonzalez, Emilio Butragueno, dan Juanito.

"Hari ini adalah hari yang sangat istimewa untuk pulang. Terima kasih untuk semua yang telah memberi saya kesempatan untuk kembali, untuk mengenakan jersey ini lagi," katanya pada konferensi pers seperti dilansir ESPN.

"Terima kasih untuk keluarga, agen, dan semua orang yang mendukungku. Aku akan memberimu kekuatan dan upaya untuk membantu tim ini. Terima kasih banyak, Hala Madrid!" dia melanjutkan.

Lulusan akademi Madrid, Mariano hanya memiliki satu musim di tim senior, yaitu di 2016/2017. Dia tampil 14 kali dengan lima gol dicetak.

Mariano kemudian dirilis ke Lyon dan tampil mengesankan di musim 2017/2018. Dia mencetak 21 gol dalam 45 pertandingan.

PSG Rekrut Juan Bernat dari Bayern Munich


Nuansa Berita - Paris Saint-Germain membawa Juan Bernat dari Bayern Munich. Bek kiri itu di ketahui terikat kontrak selama tiga tahun.

Bernat dilaporkan membeli PSG dengan biaya 15 juta euro. Bek kiri ini telah menandatangani kontrak yang mengikatnya hingga Juni 2021.

Bek 25 tahun itu sebelumnya bergabung dengan Bayern pada 2014/2015. Jadi pilihan utama di musim pertama, Bernat kemudian kalah saing dengan David Alaba.

Dalam tiga tahun terakhir, pemain tidak pernah tampil lebih dari 18 kali per musim di Bundesliga.

"Paris Saint-Germain dengan senang mengumumkan transfer Juan Bernat Velasco. Setibanya dari FC Bayern Munich, bek Spanyol itu telah menandatangani kontrak tiga tahun di klub ibu kota itu, hingga 30 Juni 2021," kata situs resmi PSG.

Pemain berusia 25 tahun itu juga mengungkapkan kegembiraannya bahwa ia bisa bergabung dengan PSG. Setelah memulai karirnya di Valencia dan mendapatkan pengalaman di Bayern, Bernat dengan antusias memulai petualangan baru di Prancis.

"Saya sangat bangga bisa bergabung dengan Paris Saint-Germain. Setelah debut saya di Spanyol dan pengalaman di Jerman, saya akan menemukan negara baru dan di atas segalanya, klub yang telah membuat penampilan spektakuler dalam beberapa tahun terakhir," katanya. .

"Paris Saint-Germain dikenal di seluruh Eropa, dengan pemain kelas dunia, Parc de Princes yang luar biasa, dengan ambisi besar. Saya juga antusias bekerja di bawah Thomas Tuchel, yang karyanya di Jerman luar biasa. Saya sangat antusias mengambil Langkah selanjutnya, dalam karier bersama Paris," kata Bernat.

Klopp Sindir Kembali Kritikan Mignolet di Media


Nuansa Berita - Simon Mignolet mempertanyakan keputusan Liverpool untuk melepaskan Loris Karius, juga mengatakan dia tidak suka menjadi nomor dua. Juergen Klopp sendiri merasa kecewa karena dia tidak berbicara langsung masalah ini kepadanya.

Mignolet mengkritik keputusan Liverpool untuk meminjamkan Karius ke Besiktas selama dua musim, sementara pada saat yang sama membela diri. Mignolet menekankan bahwa dia tidak suka menjadi pilihan kedua, peran yang dimainkannya sejak musim lalu.

Posisi kiper utama sendiri dipastikan menjadi milik Alisson Becker, yang dibawa pada musim panas ini. Liverpool banyak berinvestasi di kiper tim nasional Brasil, membawanya dengan biaya 72,5 juta euro.

Klopp kecewa karena Mignolet memutuskan untuk mendiskusikan masalah itu dengan media, daripada berbicara dengannya terlebih dahulu.

"Secara keseluruhan, berbicara tentang hal-hal pribadi kepada publik tidak terlalu masuk akal. Lebih baik berbicara langsung satu sama lain, saya pegang itu," kata Klopp dikutip oleh Talksport.

"Tapi itu masih baik. Jika dia senang menjadi nomor dua, saya tidak akan terlalu mengenalnya. Dia adalah seorang top profesional, penjaga gawang top, dan tentu saja dia tidak suka menjadi nomor dua. Tapi ada yang lebih buruk di dunia daripada menjadi nomor dua, dan Anda dibayar cukup baik di Liverpool. "

"Pada saat pertama ketika memahami atau tidak memahami keputusan, selalu lebih baik jika dia berbicara langsung kepada saya daripada media," tambahnya.

Tottenham Diminta Jangan Cepat Terbuai


Nuansa Berita - Tottenham Hotspur menyapu bersih tiga pertandingan pertama, termasuk membungkam Manchester United. Tapi Mauricio Pochettino menyebut timnya masih kurang.

Tottenham menjalani tiga minggu pertama Premier League dengan sempurna. Setelah mengatasi perlawanan ketat Newcastle United 2-1 di akhir pekan pembukaan, The Lilywhites kemudian menang 3-1 atas Fulham di minggu kedua.

Tes besar kemudian menghadapi Tottenham pada minggu ketiga ketika mereka harus melakukan perjalanan ke MU. Merasa kesulitan di babak pertama, Tottenham akhirnya menang telak 3-0 dalam pertandingan.

Awal yang apik dan kemenangan besar atas rival-rival terbaik membuat Tottenham terbungkus dalam atmosfer positif. Namun tampaknya manajer Tottenham, Mauricio Pochettino, tidak merasa seperti itu.

Pochettino melihat banyak kelemahan timnya dalam pertandingan melawan Manchester United, di mana lawan bisa mencetak sejumlah gol di babak pertama. Dia juga meminta para pemain untuk tidak terpengaruh oleh hasil.

"Suasana hati saya tidak bagus saat itu, saya sangat kecewa setelah pertandingan. Kami perlu meningkatkan kinerja kami. Saya tidak puas dengan paruh pertama pertandingan dan saya menyerahkannya kepada para pemain," kata Pochettino.

"Kita perlu bicara tentang realitas, bukan persepsi, dan kenyataannya adalah bahwa di babak pertama kita bisa kebobolan satu, dua, atau tiga gol. Tim menunjukkan karakter dan di babak kedua kami mendominasi."

"Tetapi jika kami ingin berjuang untuk hal-hal besar, maka itu adalah masalah meningkatkan diri. Setelah tiga pertandingan, Watford melakukannya dengan baik dan jika kami tidak siap dan kami yakin bahwa karena kami mengalahkan Manchester United 3-0 maka semuanya fantastis , maka kita akan hancur. "

"Sangat mudah untuk berbicara tentang persepsi. Ketika Anda mengalahkan Manchester United 3-0 di Old Trafford, kemenangan bersejarah, mudah untuk mengatakan penampilan kami fantastis dan mereka tidak terlalu bagus. Tetapi jika Anda melihat pertandingan lagi, perbedaan sangat tipis."

Di Francesco Akui Buat Kesalahan Saat Roma Kalah dari Milan


Nuansa Berita - AS Roma kehilangan 1-2 di markas besar Eusebio Di Francesco mengakui bahwa dia melakukan kesalahan karena dia mencoba formasi.

Roma kalah 1-2 ketika mereka mengunjungi San Siro pada Sabtu (1/9/2018) dini hari WIB. Sempat menyamakan gol Franck Kessie melalui Federico Fazio, Giallorossi kalah setelah Patrick Cutrone patah di masa injury time.

Di Francesco mengambil tanggung jawab untuk hasil ini, karena dia mencoba untuk memainkan pola tiga bek. Selain itu, ia mengatur Edin Dzeko dan Patrik Schick untuk mendapatkan keuntungan fisik di depan, dengan menempatkan Javier Pastore sebagai lubang menyerang.

Dengan pola itu, Roma berjuang untuk mengembangkan permainan di babak pertama. Di Francesco akhirnya menarik salah satu pemain bertahan, yaitu Ivan Marcano, untuk digantikan oleh Stephan El Shaarawy.

Baru setelah itu terjadi peningkatan pertandingan di Roma. Namun kesalahan fatal Steven N'Zonzi membuat satu poin melayang, setelah umpan cerobohnya dipotong oleh Milan dan berakhir dengan gol.

"Tentu saja ketika pilihan dibuat, mereka dibuat untuk memberikan rasa percaya diri dalam pertahanan yang tidak kita miliki sebelumnya. Tapi itu tidak berhasil. Saya selalu mendapat kesan bahwa kita mulai perlahan, kemudian berkembang, dan itu adalah sesuatu kita harus merenungkan untuk memastikan tidak ada lagi, "kata Di Francesco kepada Football Italia.

"Saya memilih pola tiga bek untuk memastikan kami tidak didorong seperti sebelumnya, tetapi itu tidak berhasil dan kami menerima hasilnya. Yang bisa kami ketahui adalah kami tidak lagi kuat di belakang, bahkan dengan pemain yang sama musim lalu . "

"Kami kebobolan terlalu banyak gol, membuat terlalu banyak pilihan buruk di lapangan, dan itu adalah sesuatu yang harus kami tingkatkan dalam latihan. Saya mencoba untuk membuat pertahanan lebih solid, tetapi kami terus kurang akurat tentang waktu, kapan harus agresif dan kapan harus menahan," tambahnya.

Jumat, 31 Agustus 2018

'Mourinho Semestinya Tak Marah-marah di Konferensi Pers'


Nuansa Berita - Jose Mourinho marah-marah setelah Manchester United di hantam oleh Tottenham Hotspur. Dia dinilai tidak seharusnya berperilaku seperti ini.

MU kalah 0-0 di kandang Tottenham di Old Trafford pada Selasa (28/8/2018) pagi WIB. Satu gol Harry Kane dan gol Lucas Moura adalah penyebab kekalahan.

Mourinho menunjukkan suasana hati yang buruk ketika dia mengadakan konferensi pers pasca pertandingan. Dia mengatakan bahwa jumlah trofi Premier League lebih baik dari 19 manajer lainnya digabungkan.

Mantan penjaga gawang Manchester United Mark Bosnich menilai bahwa Mourinho seharusnya tidak bersikap seperti itu. Dia juga menekankan bahwa Mourinho seharusnya tidak mengeluh tentang kebijakan transfer pemain kepada pejabat klub.

"Ini kejutan buat saya. Apa yang terjadi pada konferensi pers adalah kekhawatiran. Saya adalah penggemar dan selalu begitu. Tapi apa yang terjadi di akhir konferensi pers itu bukan citra yang baik untuknya, klub dan siapa pun," Bosnich berkata di Omnisport.

"Jelas ada masalah di balik layar transfer, tetapi dia bekerja untuk klub dan klub tidak bekerja untuknya. Jika mereka memutuskan untuk tidak membelanjakan uang, dia harus melakukan hal yang sama dengan Pochettino dan terus bekerja dengannya," dia ditambahkan.

Menanti Respons Manchester United


Nuansa Berita - Sorotan menunjuk ke Manchester United akhir pekan ini. MU diharuskan untuk kembali ke jalur kemenangan sebelum jeda internasional.

Setan Merah jatuh. Setelah memenangkan pertandingan pembukaan Leicester City 2-1, Brighton 2-3 mengalahkan Brighton 2-3 dan dipermalukan 0-3 Tottenham Hotspur sehingga terlempar ke urutan 13 klasemen setelah hanya tiga poin.

Akibatnya, pasukan Jose Mourinho ditinggalkan oleh saingan utamanya dalam kompetisi gelar. MU terpaut lima poin dari Manchester City [5] dan enam poin dari Chelsea [3], Tottenham [2] dan Liverpool [1].

Pada minggu keempat, MU akan mengunjungi Burnley di Turf Moor pada Minggu (09/02/2018) malam WIB. Bilangan penuh harus dibawa pulang MU untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain, sekaligus mengurangi tekanan pada Mourinho.

Di tempat lain, Liverpool akan mengunjungi Leicester City di King Power pada Sabtu (1/9) malam WIB. The Reds berada dalam kepercayaan diri yang tinggi setelah memenangkan 100 persen kemenangan dengan clean sheet.

Meski begitu, rumah Leicester cukup rumit untuk tim Merseyside. Dalam tiga kunjungan liga terakhirnya, Liverpool kalah dua kali dan sekali menang, yang dimenangkan 3-2 pada September tahun lalu.

Berikutnya Chelsea akan menjamu Bournemouth di Stamford Bridge. The Blues menikmati langkah yang mulus di bawah kapten baru Maurizio Sarri. Meskipun menang di atas kertas, Bournemouth tidak akan menjadi lawan yang mudah.

The Cherries tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan pertama dengan memenangkan tujuh dari sembilan poin. Namun, Chelsea mendapat manfaat dari faktor kebugaran karena Bournemouth baru saja menjalani pertandingan Piala Liga.

Di kota Manchester, City akan menjamu Newcastle United di Etihad. Sang juara bertahan ingin mendapatkan tiga poin lagi setelah minggu ketiga dipegang oleh tim promosi Wolverhampton.

The Citizens memiliki kesempatan untuk menambah cedera Magpies, yang telah mengambil dua kekalahan dan hasil imbang dari tiga pertandingan pertama. City memiliki rekor berkelas dengan empat kemenangan dan hasil imbang dalam lima pertemuan melawan Newcastle di Premier League.

Dalam tiga pertandingan kandang terakhirnya melawan Newcastle, City unggul dengan 14 gol dan hanya kebobolan dua gol. Kemenangan terakhir City adalah 3-1 pada bulan Januari.

Duel Cardiff City melawan Arsenal membuka pertandingan hari Minggu. The Gunners akan mencoba untuk menjaga kecepatan positif setelah mengalahkan West Ham 3-1 di minggu sebelumnya, yang merupakan kemenangan pertama mereka. Pertandingan ini menandai pertemuan pertama antara kedua tim sejak Arsenal mengalahkan Cardiff 2-0 di Liga Premier pada Januari empat tahun lalu.

Tim London Utara lainnya, Tottenham Hotspur, akan melakukan perjalanan ke Watford di Vicarage Road. Semangat pasukan tinggi setelah kemenangan di Old Trafford. Jumlah penuh tidak diragukan lagi dikantongi oleh Spurs mengingat catatan apik di Watford.

Dalam tiga kunjungan terakhir, Tottenham tidak terkalahkan dengan dua kemenangan. Namun, perjalanan terakhir Spurs ke markas Watford berakhir dengan hasil imbang 1-1 yang terjadi pada Desember tahun lalu.

Karena MU Bukan Klub yang Tepat untuk Sadio Mane


Nuansa Berita - Mesin gol dari Liverpool, Sadio Mane, mengaku telah didekati oleh Manchester United. Namun, Mane menolak tawaran untuk bergabung dengan MU karena dia merasa bahwa dia bukan klub yang tepat.

Saat masih dilatih oleh Louis van Gaal, MU tertarik merekrut Mane pada musim panas 2015. Kedua pihak bahkan telah mengadakan pembicaraan untuk menghapus pemain berusia 26 tahun dari Southampton.

Namun, Mane menolak untuk menawarkan Setan Merah untuk tinggal bersama para Orang Suci untuk musim yang lain. Setelah itu, Mane pindah tetapi tidak ke Manchester, tetapi ke Liverpool dengan uang tebusan lebih dari GBP 34 juta.

"Terus terang, saya tidak percaya," kata Mane pada program Liga Primer, yang diberitakan Metro. "Beberapa tim memang menginginkan saya - Manchester [United] - tim yang salah menginginkan saya."

"Tentu saja, saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Van Gaal, dan mereka bahkan membuat tawaran tetapi bagi saya, MU bukan klub yang tepat, juga ketika itu bukan saat yang tepat. Untuk merasakan ini - saat yang tepat, pelatih yang tepat, klub yang tepat. "

Keputusan Mane untuk bergabung dengan Liverpool terbukti benar. Hingga saat ini pemain sayap kiri telah mencetak 36 gol dan membentuk trisula mematikan dengan Roberto Firmino dan Mohamed Salah sejak 2017/18. Ketiganya menjadi pemain kunci di Liverpool ketika mereka maju ke final Liga Champions.

Mane mengakui bahwa dia bisa bekerja dengan Juergen Klopp sebelumnya. Namun, tidak di Liverpool tetapi ketika Klopp masih menyempurnakan Borussia Dortmund dan Mane masih merumput di Salzburg.

"Ya, saya bertemu dia [Klopp], saya juga berbicara dengannya tentang ini," kata Mane di Liverpool ECHO. "Salzburg menginginkan 25 juta [euro], pada waktu itu masih terlalu mahal karena saya bermain di Liga Austria, bukannya tidak menghargainya."

"Pada saat itu saya tidak bernilai 25 juta, itu sebabnya saya tidak pergi ke sana [Dortmund]."

Ancelotti Sebut PSG dan Liverpool Kandidat Juara


Nuansa Berita - Napoli tergabung dalam grup dengan Paris Saint-Germain dan Liverpool di babak penyisihan grup Liga Champions 2018-1919. Carlo Ancelotti memuji keduanya sebagai kandidat juara.

Undian untuk tahap grup Liga Champions 2018/2019 di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (30/8/2018) malam WIB menempatkan Napoli di Grup C. Partenopei adalah grup dengan PSG, Liverpool, dan Red Start Belgrade.

Bersaing dengan PSG dan Liverpool mengakui Napoli akan menjadi tantangan besar. Karena keduanya memiliki kualitas skuad yang berkualitas.

PSG, yang terus memoles diri untuk memenangkan Liga Champions, memiliki skuad yang berisi Neymar, Kylian Mbappe, Edinson Cavani, Angel Di Maria, dan juga Adrien Rabiot. Selain itu mereka memiliki tokoh-tokoh yang berpengalaman seperti Gianluigi Buffon, Dani Alves, dan Thiago Silva.

Sementara Liverpool bahkan musim lalu sudah mencapai final, meski kalah dari Real Madrid. Musim ini, kedatangan Naby Keita, Fabinho, Xherdan Shaqiri dan Alisson menambah kualitas skuad, yang berisi Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane, Virgil van Dijk dan Jordan Henderson.

Pelatih Napoli Carlo Ancelotti telah memanggil PSG dan Liverpool dua tim untuk memenangkan Liga Champions musim ini. Namun, dia juga menjanjikan Napoli yang solid dan kompetitif.

"Ini adalah grup yang sangat sulit. Kami harus menghadapi dua juara Liga Champions. Tapi, saya yakin itu akan sulit bagi mereka melawan Napoli," Ancelotti menjelaskan Sky Sports.

Liverpool Dapat Undian Berat, Klopp: No Problem


Nuansa Berita - Juergen Klopp memprediksi Liverpool akan memiliki grup yang sulit di Liga Champions 2018-1919. Karena itu, dia tidak punya masalah dengan hasil undian.

Pengundian fase grup Liga Champions telah digelar di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (30/8/2018) malam WIB. Liverpool bergabung di Grup C bersama Paris Saint Germain, Napoli, dan Red Star Belgrade.

Berada di pot 3, Liverpool dari awal diharapkan masuk ke grup yang sulit. Karena The Reds pasti akan menghadapi dua klub besar dari pot 1 dan 2.

Klopp sangat menyadari hal ini. Manajer asal Jerman itu juga siap memantau kekuatan para kandidat melawan Liverpool.

"Itulah yang terjadi, itu tidak masalah. Liga Champions adalah kompetisi klub terbesar di dunia, jadi itu harus sulit. Kami tidak bisa berharap berada di grup yang mudah," kata Klopp kepada situs resmi Liverpool.

"Sangat penting dan menarik untuk menonton gambar, tetapi pada akhirnya Anda tidak memiliki pengaruh pada mereka. Sekarang kita bisa mulai memiliki pengaruh karena kita dapat mempersiapkan pertandingan dan melihat permainan mereka."

"Saya siap menonton PSG lebih sering, klub yang memiliki proyek menarik di Prancis dengan Thomas Tuchel. Menghadapi Neymar untuk pemain Brasil kami seperti bertemu teman lagi, begitulah. Ini adalah tantangan besar, tetapi bagi tim lain yang menghadapi kami adalah juga sesuatu yang besar," pungkasnya.

Kamis, 30 Agustus 2018

Buffon Belum Terbiasa Cuma Jadi Penonton Liga Italia


Nuansa Berita - Setelah 23 musim karir profesional di Liga Italia, Gianluigi Buffon mencoba tantangan baru dengan Paris Saint-Germain di Liga Prancis. Buffon merasa canggung.

Buffon meninggalkan Juventus setelah akhir musim 2017/2018 dan bergabung dengan PSG. Pengalihan ini menandai berakhirnya perjalanan karir profesional 23 musim di Liga Italia.

Dari 23 musim, 17 diantaranya dihabiskan bersama Juventus termasuk ketika Bianconeri terdegradasi ke Serie B pada 2006/2007 yang lalu. Setelah lama terlihat langsung di kompetisi, Buffon masih merasa aneh ketika hanya bisa menjadi penonton.

"Saya akan segera mengakuinya. Ada efek tertentu melihat Serie A sebagai penonton. Saya tidak terbiasa lagi, saya bahkan hampir tidak ingat kapan terakhir kali di posisi itu, karena terakhir kali saya masih kecil," kata sang legenda penjaga gawang Italia itu.

"Meski begitu, itu selalu memiliki daya tarik tersendiri. Anehnya, saya masih tidak bisa menonton pertandingan Juventus. Pertandingan mantan rekan saya selalu bersama atau sangat dekat dengan pertandingan PSG," tambahnya seperti dilansir Football Italia.

Bersama Juventus, Buffon memenangkan sembilan Scudetti, empat trofi Coppa Italia, dan lima gelar Piala Super Italia.

Giggs Imbau Fans MU Tetap Dukung Mourinho dan Tim


Nuansa Berita - Manchester United dalam kondisi buruk saat ini. Karena itu, penggemar MU diharapkan bersatu dan tetap memberikan dukungan maksimal.

Mourinho saat ini sedang dalam sorotan. Itu tidak lepas dari hasil negatif yang dipanen oleh MU sejauh ini.

Dalam tiga pertandingan yang telah dimainkan di Liga Inggris, MU telah menelan dua kekalahan. Akhirnya, Paul Pogba dkk. mempermalukan Tottenham Hotspur dengan skor 0-3 di Old Trafford.

Melihat situasi ini, mantan pemain Manchester United Ryan Ryan Giggs berharap para pendukung terus memberikan dukungan, termasuk kepada Mourinho.

"Saya pikir murni sebagai penggemar MU. Saya ada di sana ketika United kalah 0-3 dari Tottenham Hotspur. Saya pikir ini saatnya bagi para penggemar untuk bersatu bersama, di belakang klub, tim, manajer dan semua staf pelatih," Giggs seperti yang dilaporkan oleh AS.

"Ini pandangan saya sebagai penggemar. Saya pikir sekarang adalah waktu yang sangat sulit. Tapi, kami berada dalam kondisi yang sulit sebelumnya dan berhasil melaluinya."

"Mereka akan menghadapi pertandingan yang sulit akhir pekan ini (vs Burnley). Tapi, itu adalah pertandingan yang tepat untuk menyingkirkan semua hal negatif di tubuh klub. Pertandingan ini sulit, tetapi sebagai penggemar, saya harap kita dapat melewati masalah ini secepat mungkin, itu akan terjadi," kata Giggs.

Real Madrid Pulangkan Mariano Diaz dari Lyon


Nuansa Berita - Real Madrid resmi mengembalikan Mariano Diaz dari Olympique Lyon. Los Blancos menebusnya dengan harga 23 juta euro, hampir tiga kali lipat dari menjualnya.

Madrid menjual Mariano musim panas lalu ke Lyon seharga 8 juta euro plus memegang 35% dari hak si pemain. Marca melaporkan, Madrid mengaktifkan opsi penolakan ketika Mariano ditawari oleh Sevilla sebesar 30 juta euro ditambah 5 juta dalam bentuk bonus.

Madrid juga menebusnya seharga 23 juta euro, mengingat bahwa 35% dari Mariano masih dimiliki oleh raksasa Spanyol itu. Penyerang 25 tahun itu akan menandatangani kontrak lima tahun.

"Real Madrid dan Olympique Lyonnais telah setuju untuk mentransfer Mariano, yang akan terikat dengan klub untuk lima tahun ke depan," kata situs resmi Madrid.

Mariano tampil mengesankan dengan Lyon sepanjang musim lalu, dengan 21 gol dalam 45 penampilan di semua kompetisi. Dia segera mencetak 18 gol dalam 34 pertandingan liga Prancis di musim perdananya.

Penampilan itu sudah cukup untuk meyakinkan Madrid untuk mengirimnya pulang. Madrid akan memperkenalkan Mariano ke media pada Jumat (31/08/2018) pukul 13.30 siang waktu setempat.

Leroy Sane Kembali Masuk Timnas Jerman


Nuansa Berita - Leroy Sane akan kembali memperkuat tim nasional Jerman. Namanya ada di skuad untuk pertandingan internasional mendatang.

Sane harus menelan kekecewaan musim panas lalu setelah Joachim Loew tidak dibawa ke Piala Dunia 2018. Loew lebih suka membawa pemain sayap Bayer Leverkusen, Julian Brandt daripada pemain Manchester City.

Sekarang Sane kembali dalam skuad tim nasional Jerman. Nama pemain sayap berusia 22 tahun itu masuk ke daftar pemain yang disiapkan oleh Loew untuk menghadapi pertandingan melawan Prancis dan Peru.

"Saya berbicara dengan Leroy pada hari itu (pengumuman skuad Piala Dunia 2018)," kata Loew dalam konferensi pers seperti dilansir Sky Sports.

"Saya mengatakan kepadanya bahwa masa depannya di tim nasional harus dimulai setelah Piala Dunia, bahwa kami sadar akan kualitasnya."

"Kami ingin melihat secara intensif gaya permainannya setelah Piala Dunia," tambahnya.

Jerman akan menghadapi Prancis dalam pertandingan Liga Bangsa UEFA pada 6 September. Tiga hari kemudian, Die Mannschaft akan memainkan pertandingan persahabatan melawan Peru.

Karius Sebut Klopp Ingin Mempertahankannya


Nuansa Berita - Loris Karius meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Besiktas. Karius mengungkapkan bahwa Liverpool tidak benar-benar ingin melepasnya.

Karius dirilis oleh Liverpool ke Besiktas dengan status pinjaman selama dua musim. Berlanjutnya karir sebelumnya di Liverpool dipertanyakan, menyusul insiden di final Liga Champions 2017/2018.

Penjaga gawang Jerman itu melakukan dua kesalahan fatal hingga Liverpool kalah 1-3 dari Real Madrid. Kesalahan itu membuat Karius dengan tajam mengkritik dan menjadi objek cemoohan di media sosial, terutama setelah dia membuat kesalahan lain selama pertandingan pramusim ini.

Liverpool dalam proses membawa Alisson Becker menjadi kiper utama, yang membuat masa depan Karius menjadi tanda tanya. Namun ternyata ketika Besiktas menawar datang manajer Liverpool Juergen Klopp masih ingin membela Karius.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa dia ingin memiliki saya dalam skuad karena dia ingin memiliki pemain berkualitas terbaik," katanya kepada Sky Sports.

"Tapi saya berbicara kepadanya dan memintanya untuk mengabulkan permintaan saya. Penting bagi saya untuk bisa bermain di Besiktas. Saya berbicara dengannya untuk waktu yang lama dan dia memahami situasi saya."

"Saya pikir ini bagus untuk semua orang. Dia berharap saya baik, tetapi dia juga mengatakan ingin menjaga saya," kata Karius.